Floating Image
Floating Image
Jumat, 28 Maret 2025

Ramadan 2025 : El Manik Sebuah Perjalanan Menuju Cahaya Islam


Oleh Restu Nugraha
03 Maret 2025
tentang Infotainment
Ramadan 2025 : El Manik Sebuah Perjalanan Menuju Cahaya Islam - Sport Jabar

El Manik mengaku bahwa sebelum memeluk Islam, ia merasa bimbang dan penuh ragu dengan agama yang dianutnya sebelumnya.

1203 views


SPIRITKITA.ID - Emmanuel Malik, atau lebih dikenal dengan nama panggung El Manik, adalah seorang aktor kawakan tanah air yang telah memeluk agama Islam. Ia menceritakan perjalanan spiritualnya menjadi seorang muslim dan bagaimana hidayah itu datang kepadanya.

Awal Mula Ragu dengan Agama
El Manik mengaku bahwa sebelum memeluk Islam, ia merasa bimbang dan penuh ragu dengan agama yang dianutnya sebelumnya. Ia merasa bahwa banyak hal yang tidak sesuai dengan hati nuraninya. Ia kemudian berdoa kepada Tuhan untuk diberikan petunjuk agama yang baik.

El Manik menceritakan bahwa saat berdoa, ia malah ogah diberi pilihan Islam karena banyak ritual yang harus dijalankan, salah satunya puasa. 

“Saya sadar Tuhan itu ada. Saya sendiri bingung karena banyak agama yang ditawarkan pada saya. Sambil berdoa saya menangis. ‘Tolong pilihkan agama yang baik buat saya ya Tuhan. Kalau bisa jangan Islam.’ Islam kan berat, lagi enak-enak tidur mesti bangun, shalat. Lima kali lagi shalatnya. Belum lagi puasa. Saya jam sebelas sudah gemetar kalau belum makan,” ucapnya seraya tersenyum.

Dan yang bikin aktor senior ini semakin bimbang adalah mendapati istri dan anaknya sudah Islam. Lantas ia berpikir jika dirinya meninggal dengan ketidakjelasan agama akan menyusahkan. Ia ingin saat meninggal dengan ketaatan pada agama yang dipeluknya.

“Saya tertarik pada Islam ketika itu saya takut mati. Istri saya Islam dia menjalankannya dengan baik. Anak kedua saya, perempuan, juga Islam. Anak lelaki saya tadinya Kristen taat lalu masuk Islam. Lha saya? jika mati, mati saya tak jelas,” jelasnya.

Namun, hidayah itu datang kepadanya dengan cara yang sederhana dan membangunkan hatinya untuk memeluk Islam.

El Manik mengaku bahwa awalnya ia tidak suka pada Islam karena melihat banyak hal yang negatif. Namun, ada satu kejadian yang membuatnya tergugah, yakni diajak temannya untuk puasa. 

“Saat itu kelesterol saya tinggi. Dia suruh saya puasa. Saya nolak. Mana kuat? Jam sebelas saja udah gemeteran. Trus dia mengusulkan puasa Senin – Kamis saja. Akhirnya saya coba. Istri saya heran. Eh, ternyata saya kuat. Pelan-pelan saya tertarik. Saya sering dengar ceramah di TV, radio, sering baca buku. Akhirnya masuk Islam,” tuturnya.

 Ia merasa bahwa puasa itu membuatnya lebih kuat dan tertarik pada Islam.

Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, El Manik merasakan perubahan drastis dalam hidupnya. Ia tak pernah lagi mabuk, judi, bahkan merokok. Ia juga menjadi lebih dermawan dan sadar akan pentingnya zakat.

El Manik berpinsip bahwa kemenangan terbesar adalah ketika dirinya sudah bisa mengalahkan hawa nafsu. Ia juga merasa prihatin dengan umat Islam yang perlu di-Islam-kan lagi, bukan hanya bersyahadat, tapi juga berislam dengan memakai ilmu dan nalar.

“Maksud saya bukan bersyahadat lagi, tapi berislamlah dengan memakai ilmu dan nalar, jangan hanya ikut-ikutan atau karena terlanjur Islam. Misalnya saya sering sholat Jum’at diluar. Banyak orang tak mengerti tata tertib sholat. Mau rapat saja segan padahal rapat dan lurusnya shaf adalah syarat mutlak diterimanya sholat,” tandasnya.

Baca Juga : 
Aktor Laga George Rudy Masuk Islam Begini Kronologisnya

Baca Juga : 
Ini Alasan Seorang Yahudi Masuk Islam

(*)

Penulis

Restu Nugraha

Berita Lainnya dari Infotainment