SPIRITKITA.ID - Hijab adalah ciri atau tanda seorang muslimah. Tujuan hijab sendiri adalah menutup aurat sehingga terjaga kehormatan dan juga kenyamanan agar terhindar dari gangguan yang tidak sopan. Jika begitu apakah hijab adalah kewajiban ? Untuk menjawab itu merujuk pada ayat suci Al-Quran.
“Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin,“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang“. [Al Ahzab : 59].
Dalam mengenakan hijab ada syaratnya diantaranya adalah hendaknya menutup seluruh tubuh dan tidak menampakkan anggota tubuh sedikitpun selain yang dikecualikan.Sementara wanita yang pamer aurat dan keelokan tubuh sama artinya telah berani menampakkan kemaksiatan secara terang benderang.
Meski jlbab adalah sebuah perintah yang harus ditunaikan oleh kaum Hawa, ternyata masih banyak yang mengabaikannya. Bahkan seolah mempermainkan seperti buka tutup atau disesuaikan dengan kondisi keadaan. Nah hal ini pernah dialami oleh seorang gadis remaja bernama Sinta Nurmayanti.
Saat berbincang dengan Redaksi, Sinta bergitu disapa menceritakan selama 3 tahun duduk dibangku SMA, dirinya tak serius berhijab kadang di jilbab kadang tidak, tergantung situasi dan kondisi. Ini terjadi tiada lain lantaran pergaulan, tapi mojang manis ini cepat menyadari atas kekeliruannya.
Seiring berjalannya waktu, hati Sinta mulai terbuka ingin serius berhijab. Namun kebimbangan masih menghantui, pasalnya, si Neng mengaku ahlak dan emosinya belum stabil. Tapi karena niat kuat, akhirnya mahasiswi itu sukses menaklukan kebimbangannya. Diakuinya setelah benar-benar mengenakan hijab, banyak perubahan yang dirasa salah satunya adalah kenyamanan.
“Banyak perubahan jadi bisa menutup aurat, engga diumbar. Rasa nyaman juga, kalau kena panas kena sinar matahari, kalau kita sudah nyaman biasa – biasa saja,”imbuhnya.
Kini, wanita kelahiran 2004 ini sudah tak gengsi lagi mengenakan jilbab, malahan mengajak bahwa berhijab itu sungguh indah. Kehornmatan sebagai wanita terjaga, dan dengan sendirinya ahlak akan menjadi lebih baik lagi.
“ketika orang tidak berhijab tapi ahlaknya baik, dimana pahalanya sepreti ember bocor engga akan penuh – penuh. nanti juga lama kelamaan pasti ada hati kecil berkata kita tuh sudah berhijab ahlakjuga harus baik,”pungkasnya.